JEJAK MANIS BAITUL ARQAM

SDIT MUHAMMADIYAH GUNUNG TERANG

20-22 MARET 2015

Oleh:

Imam Training Baitul Arqam

Baitul Arqam 1Setelah sekian lama rencana besar ini tertunda, akhirnya Allah, SWT memberikan waktu yang tepat. Baitul Arqam PCM Tanjung Karang Barat untuk kader-kader Muhammadiyah yang berasal dari guru-guru SDIT Muhammadiyah Gunung Terang terlaksana dengan baik. Baitul Arqam merupakan proses pengkaderan tingkat dasar bagi anggota Muhammadiyah. Di Baitul Arqam inilah calon-calon kader Muhammadiyah ‘digembleng’ secara singkat dengan kegiatan-kegiatan super padat yang melelahkan dan sekaligus ‘melelehkan’ namun sarat makna perjuangan. Melelahkan, karena fisik peserta hanya punya waktu 2-3 jam istirahat dimana kegiatan telah dimulai sejak pukul 02.30 WIB dan berakhir pukul 11.30 WIB. Melelehkan, karena hati dan perasaan kita menjadi haru biru tak karuan dengan berbagai materi yang disampaikan.

Baitul Arqam 2Disadari atau tidak, sejujurnya harus diakui bahwa tidak semua kita yang beraktifitas di SDIT Muhammadiyah Gunung Terang telah mengenal dengan baik apa itu Muhammadiyah. Tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta. Tak cinta maka takkan pernah sedikitpun merasa memiliki. Itulah kondisi yang dihadapi oleh SDIT Muhammadiyah Gunung Terang. Belum semua guru dan karyawan merasa memiliki SDIT Muhammadiyah dengan sepenuh jiwanya, meski tiap hari berada dan berinteraksi dengan dan di dalam SDIT Muhammadiyah.

Baitul Arqam 3Bukan suatu kondisi yang perlu disesali, melainkan keadaan yang harus diperbaiki. Muhammadiyah belum berada dan mengisi relung hati kita mungkin karena memang kita belum mengenal dan menyelami jati diri persyarikatan ini. Disatu sisi mungkin masih ada prasangka yang didasarkan pada informasi yang terbatas dan tidak valid tentang Muhammadiyah yang kita terima dari pihak lain, disisi lain kita memang tidak memiliki niat dan kepentingan untuk mengklarifikasi sepenggal informasi yang lebih tepat disebut imajinasi tersebut. Data yang tidak akurat bersatupadu dengan keengganan melakukan ‘tabbayun’ jadilah syak wasangka yang mengakar dalam dada kita. “Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu (QS. Al-Hujurat/49:6)”.

Baitul Arqam ini merupakan sarana untuk memberikan klarifikasi sekaligus peneguhan kepada kita semua. Muhammadiyah adalah persyarikatan kaum muslimBaitul Arqam 8 yang tujuannya jelas: menciptakan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya sesuai dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah. Adakah diantara kita yang tidak sependapat dengan tujuan persyarikatan Muhammadiyah ini? Apakah tujuan mulia ini masih dianggap tidak pantas untuk didukung dan dibantu?

Muhammadiyah, yang didirikan oleh Ahmad Dahlan 100 tahun yang lalu saat belum ada negara yang bernama Indonesia, telah banyak memberikan kontribusinya bagi perjuangan rakyat mendirikan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) baik dari sisi sosial, ekonomi maupun politik. Muhammadiyah memiliki kader-kader militan yang perjuangannya untuk kemerdekaan rakyat Indonesia tak perlu diragukan lagi. Salah satunya adalah Jendral Besar Soedirman. Betapa kita malu dengan Pak Dirman ini. Saat paru-parunya tinggal berfungsi sebelah, dia masih kuat memimpin pasukan menaiki bukit menuruni lembah, menyusuri hutan-hutan belantara, menyeberangi sungai dan menembus rawa-rawa. Sedangkan kita? Mari kita instropeksi diri masing-masing, layakkah kita menjadi seorang pejuang ummat yang dapat disandingkan dengan rasulullah? Sedangkan menandingi Pak Dirman atau Mbah Dahlan saja kita masih belum ada apa-apanya.

Baitul Arqam yang telah kita ikuti merupakan sarana untuk membongkar dan meluruskan niat kita dalam berjuang. Meluruskan niat adalah hal yang sangat penting dalam ajaran Islam. Baitul Arqam 10Sesungguhnya setiap amal perbuatan itu tergantung pada niatnya masing-masing”. Demikianlah sabda Nabi Muhammad (SAW) yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari. Niat itu adanya dalam hati. Hanya kita dan Allah, SWT-lah yang mengetahui niat kita sesungguhnya. Maka dari itu, agar tidak ‘tersesat’ setiap peserta Baitul Arqam diminta kembali untuk MELURUSKAN NIATnya. Tidak selayaknya aktifis dakwah dan sekaligus guru di persyarikatan Muhammadiyah memiliki niat lain dalam setiap aktifitasnya kecuali karena mengharapkan RIDHO ALLAH semata. Tidak lain, tidak bukan. Hanya karena mencari ridho Allah, SWT sajalah kita rela mengikuti kegiatan Baitul Arqam ini. Meluruskan niat ini juga selayaknya dilakukan oleh setiap guru dan siapapun juga yang beraktifitas di SDIT Muhammadiyah Gunung Terang, bahwa setiap kegiatan yang dilakukan semata-mata mencari dan mengharapkan keridho’an Allah, SWT. Alangkah nikmat dan bahagia akan kita rasakan jika Allah meridhoi jalan dan setiap pekerjaan kita disini, di SDIT Muhammadiyah Gunung Terang.

  Lelah, jenuh, galau adalah perasaan umum yang kita rasakan saat pekerjaan telah menjadi beban, bukan lagi tanggung jawab. Beban akan membuat kita menjadi stress dan putus asa, sedangkan tanggung jawab akan membuat kita merasa bermakna dan berguna bagi manusia lain. Lelah akan berubah menjadi semangat, jenuh akan berubah menjadi nikmat dan galau akan menjadi ketenangan jiwa. Baitul Arqam 9Semua itu akan terjadi jika kita bekerja dengan penuh rasa tanggung jawab dan berniat semata-mata mencari riho Illahi.   Semangat baru, niat baru, rencana baru dan harapan baru telah kita rumuskan dalam rencana tindak lanjut (RTL) Baitul Arqam. Semua kita telah berkomitmen dengan sungguh-sungguh untuk berkontribusi pada dan melalui persyarikatan Muhammadiyah dengan cara memberikan yang terbaik yang kita miliki untuk kemajuan umat Islam, khususnya di wilayah PCM Tanjung Karang Barat (Langkapura). Komitmen itu kita rumuskan bersama-sama disaksikan oleh seluruh peserta dan semoga diridhoi Allah (SWT).   Jangan sampai cita-cita mulia kita dalam RTL menjadi Rencana Tak ada Lanjutannya. Jangan kita mudah merumuskan rencana yang hanya mengesankan kepintaran kita mengeluarkan gagasan. Mari kita buktikan, bahwa rencana yang kita buat benar-benar berasal dari niat suci dalam hati untuk memberikan yang terbaik pada ummat.

Janjimu telah sampai di langit, Buktikan kehadirannya di Bumi!…

Gunung Terang, 24 Maret 2015

Pkl. 00.31 WIB.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *